UNTUK PARA AKTIVIS MUSLIM CYBER HARAP PERHATIKAN ANALOGI INI YA.!!!

Previous Topic Next Topic
 
classic Classic list List threaded Threaded
3 messages Options
Reply | Threaded
Open this post in threaded view
|

UNTUK PARA AKTIVIS MUSLIM CYBER HARAP PERHATIKAN ANALOGI INI YA.!!!

Repost
UNTUK PARA AKTIVIS MUSLIM CYBER HARAP PERHATIKAN ANALOGI INI YA.!!! SEMOGA BERMANFAAT...
Terkait ditangkapnya seorang Aktivis Muslim Cyber atas tuduhan Donatur Saracen, Ujaran Kebencian dan Pelanggaran UU ITE, tanpa disadari sebagian para MCA masih mudah terhasut dgn berita Hoax dan terpancing emosi walau ada berita valid. Tidak menggunakan Kesabaran dan gak bisa bermain cantik dengan menggunakan KATA dan KALIMAT. Dalam hal ini kita hanya bisa mendo'akan agar ALLAH memberikan kemudahan dan kita tetap memberikan dukungan Moril. Jadikan hal ini pelajaran buat para MCA.

Ini ANALOGI terkait semakin banyaknya para Aktivis MCA yang dilaporkan dan ditangkap:
Ujaran kebencian, tuduhan ini sekarang sangat elastis, pengertiannya pun tergantung keinginan Penguasa, penanganannya pun tergantung Penguasa.

Menginformasikan fakta. Jika merugikan Penguasa, maka tuduhan menyebar ujaran kebencian pun akan dijadikan alasan/dalih penangkapan, jika ditanya pasti jawabannya atas laporan masyarakat, pdhl yg membuat report adalah para pendukung penguasa yg menyusup atau membaur di suatu grup, contoh grup MCA. Sebaliknya, yang benar2 termasuk ujaran kebencian jika dilakukan pendukung penguasa, maka laporan masyarakat akan kandas. Berarti kita...khususnya para "MCA" harus faham permainan mereka supaya kita gak konyol.

Kelemahan netizen muslim kadang terbawa emosi, kurang mau koordinasi antar sesama, terkadang menjadi korban Hoax yg sengaja disebar musuh-musuh dengan tujuan mempermalukan.
Dan yang harus diperhatikan adalah, "PENGGUNAAN KATA".
Tak bisa lagi menggunakan kalimat-kalimat yang memiliki arti kata yang langsung, harus pandai-pandai membuat analogi atau majas agar tidak terkesan menunjukkan kebencian kita, mengexpose dan menghujah.

Contoh ketika mau menyebut Cina, jangan langsung memakai kata "CINA", bisa kita gunakan kata ganti MATA NGANTUK atau HERMAN NGANTUK dll, jadi gak terkesan menghujjah secara mutlak atau blak-blakan.

Dan strategi ini pernah digunakan oleh Imam As-Syafi'i Rahmatullah 'alayhi di saat menghadapi Penguasa. Ketika penguasa masa itu berada di dalam pengaruh faham Mu'tazilah yang meyakini bahwa Al-Qur'an adalah makhluk, siapapun yang menolak keyakinan ini, maka resikonya akan disiksa di dalam penjara.

Salah satu korban dari menolak keyakinan bahwa Al-Qur'an adalah makhluk adalah Imam Ahmad bin Hanbal, beliau menentang keyakinan tsb, maka beliau pun dipenjara dan disiksa. Pada suatu hari salah satu anggota rezim mencoba mengorek keterangan dari Imam Syafi'i. Beliau saat itu sedang memegang mushaf Al-Qur'an. Ditanya pada beliau, apakah Al-Qur'an ini adalah makhluk. Maka beliau mengulurkan tangannya sambil memegang al-Qur'an, beliau sambil berkata, "ini adalah makhluk."

Puaslah hati penguaaa tsb, di dalam pikirannya, Imam Syafi'i mengakui al-Qur'an adalah makhluk. Ketika orang tsbt pulang, murid beliau bertanya apakah Imam Syafi'i meyakini bahwa Al-Qur'an adalah makhluk??

Dengan senyum Imam Syafi'i menjawab, "Yang aku sebut makhluk adalah tanganku yang menggenggam mushaf ini, bukankah tadi aq sembari menunjuk dan menggerakkan tanganku.!!??"
Jadi KESIMPULANNYA adalah, Imam Syafi'i menggunakan kalimat tidak langsung blak-blakkan yang terkesan mengexpose / menghujah sesuatu ketika rezim penguasa sangat benci dengan penolakan ulama untuk mengakui al-Qur'an adalah makhluk, maka kecerdikan Imam Syafi'i mampu memanfaatkan celah dalam komunikasi. Dan setidaknya kisah ini menginspirasi kita, bahwa bukan hanya keberanian yang dibutuhkan, namun kercerdasan juga sangat penting.

Netizen MCA kadang kurang waspada dan kurang bisa mengkondisikan keadaan, mudah terpancing emosinya dan sangat mudah tergiring. Apalagi kini musuh-musuh Islam bermain di dua sisi. Mereka berbaur dan menyamar menjadi Muslim Cyber Army, namun kata-kata yang digunakan sangat Provokatif seperti kata "Bakar, Bunuh, Ayo kita hancurkan" dll. Kalimat-kalimat Verbal Abuse juga menjadi pilihan kata oleh akun-akun penyusup ini, nah jika tidak waspada, Real Cyber Muslim Army akan jadi korban (jadi bulan-bulan), dipersekusi, dikriminalisasi dan ditangkap
Ada lagi akun penyusup yang bertugas menasehati Cyberist Muslim, tapi jika kita jeli/peka bakal mudah kita tau arah nasehatnya tsb arahnya kemana. Seperti "gak perlu ribut, semua itu udah ketetapan Allah, mau gimana lagi, kita gak mungkin mampu dll." Inilah yang bisa jadi bahaya buat kita, tanpa disadari bahwa nasehatnya tsb bertujuan MELEMAHKAN PERJUANGAN.

Contoh...Seperti ungkapan-ungkapan Abu Janda, Denny Siregar, Ade Armando, dll. Mereka ini sengaja membuat opini dan melontarkan kata-kata (kalimat) yang memancing emosional kita. Jika kita mengexpose dan membully orang-orang tsb, berarti emosi kita itulah yang akan dilaporkan oleh Buzzer atau orang-orang yang bertentangan dengan opini kita. Mereka besar karena kita tanggapi serius ocehan mereka, tanpa kita sadari kita membantu memviralkan ocehan mereka. Mungkin tujuannya mengecam, tapi gak perlu juga diberikan ruang seakan mereka ini orang yang bisa mempengaruhi umat. Cukup dijawab dengan argumen yang mementahkan dan mematahkan mereka, tanpa perlu share akun mereka, foto mereka, dll. Masyarakat zaman sekarang ini mudah dibalik opininya.

Mungkin ungkapan Kapolri pun tentang perkara Tragedi Rohingya dijadikan maksud 'tuk menjatuhkan Jokowi, bisa jadi TRAP/JEBAKAN agar emosional publik dan MCA naik (menjadi nafsu). Wallahu a'lam bisshawwab.

Ingat kan beberapa hari lalu putrinya Gusdur menyudutkan FPI. Kini apa yang terjadi..?? Mereka melakoni Playing Victim, menempatkan diri dalam posisi di dzolimi, dan didukung Gusmus. Seolah mereka yang dituduh dan difitnah.

Hati-hati juga dalam menerima pertemanan karena Pembenci Islam dan para manusia munafik (orang-orang bayaran/pendukung mereka) sudah berbaur dengan MCA dengan menggunakan akun-akun berprofil Islami, dari nama, menggunakan foto-foto ulama, postingan islami dan perhatikan pula jumlah MUTUAL FRIEND (pertemanan yang sama). Minimal 10 pertemanan yang sama baru bisa diterima atau dikonfirmasi. Jangan asal meng-Add & jangan tertipu dengan Foto profile. Batalkan atau hapus Add-an jika tak mau diterima agar yang meng-Add tidak mengikuti akun Anda. Jika anda sembarang menerima atau meng-Add, karena suatu waktu dapat membahayakan Anda.

Anda gak mau kan terjebak terus dalam pola yang sama.
By HAMBA ALLAH & PERINDU RASULULLAH
#CareIslam
#BeSmartMuslim
#KeepRunningToMakeStruggle
Reply | Threaded
Open this post in threaded view
|

Re: UNTUK PARA AKTIVIS MUSLIM CYBER HARAP PERHATIKAN ANALOGI INI YA.!!!

Dark.SebarCopas
Administrator
Reply | Threaded
Open this post in threaded view
|

Re: UNTUK PARA AKTIVIS MUSLIM CYBER HARAP PERHATIKAN ANALOGI INI YA.!!!

Pasukan Fajar
In reply to this post by Repost
Bagus info nya